Macam - Macam Alat untuk medis | www.aroemi.com - Kesehatan

Alat-alat medis adalah alat yang dipergunakan dalam bidang kedokteran. Fungsinya mulai dari pemeriksaan, pemeliharaan, sampai pengobatan. Banyak sekali jenis dari alat-alat medis ini, begitu pun fungsinya.
Hal ini perlu diketahui untuk menambah wawasan kita dalam bidang medis, karena ternyata kini tidak sedikit alat-alat medis yang wajib dimiliki di dalam rumah kita sendiri. Berikut ini adalah beberapa jenis alat-alat medis yang sering dipergunakan serta fungsi pentingnya.

Stetoskop

Stetoskop adalah salah satu alat yang sudah menjadi simbol dari profesi kedokteran. Wajib bagi seorang dokter untuk memiliki alat medis ini. Fungsi dari stetoskop ini adalah untuk mendengarkan detak jantung, suara usus, dan lain sebagainya. Dengan kemampuannya ini, Stetoskop dapat digunakan pula untuk mengetahui kerja paru-paru dan juga untuk mengukur tekanan darah dengan mendengarkan denyut nadi.
Stetoskop itu terdiri atas dua jenis, ada astetoskop akustik dan elektronik. Stetoskop akustik beroperasi dengan cara menyalurkan suara dari dada. Suara itu dihantarkan melalui tabung kosong yang berisi udara untuk di sampaikan ke telinga pendengar atau dokter.
Untuk memerjelas suara yang dihasilkan, ada bagian bernama chestpiece yang bisa diletakkan di badan pasien, terdiri atas diaphgram dan bell. Bagian diaphgram yang akan diletakkan pada tubuh pasien, lewat bagian itu suara tubuh pasien bergetar. Suara dihantarkan menuju tube yang ada di telinga pendengar.
Stetoskop ini memiliki tingkat suara yang rendah sehingga pendiagnosisan penyakit sulit untuk diketahui.
Sementara itu stetoskop elektronik bisa mengatasai tingkat suara yang rendah tersebut. Caranya adalah memperkuat suara dari tubuh. Namun penggunaan stetoskop itu belum begitu berkembang karena hanya digunakan untuk mendiagnosa penyakit tertentu. Stetoskop ini bisa menghilangkan suara tertentu dan fokus hanya pada satu suara tertentu.

Endoscopy

Endoscopy adalah salah satu alat medis yang memiliki fungsi untuk mengetahui kelainan yang terjadi pada alat-alat pencernaan bagian atas dan juga tenggorokan. Keunggulan dalam bidang endoscopy adalah ERCP atau Endoscopic Retrograde Cholangio-Pancreatography. ERCP adalah salah satu tindakan endoskopi untuk “meneliti” kasus pada saluran empedu juga pankreas.
Contoh penyakit yang diperiksa adalah tumor, penyumbatan pada saluran empedu, dan tumor di pankreas. Pendiagnosaan ini harus dilakukan oleh dokter yang memiliki keahlian dan menjalani pelatihan khusus.

Colonoscopy

Colonoscopy adalah alat medis yang fungsinya untuk mengetahui kondisi saluran pencernaan bagian bawah. Bagian tersebut dimulai dari rectum, anus sampai dengan usus pada bagian bawah. Alat ini juga berfungsi sebagai alat skrining dalam mendeteksi dini kanker kolorektal. Kanker itu adalah tumor ganas yang berasal dari dinding di usus besar.
Fungsi lain dari colonoscopy antara lain sebagai berikut.
  • Menyelidiki penyebab adanya darah di tinja. Lewat alat ini bisa diketahui dimana tempat pendarahan itu.
  • Memeriksa pasien jika ada keluhan nyeri pada perut bagian bawah yang penyebabnya belum bisa dijelaskan.
  • Memeriksa diare kronik yang juga belum diketahui penyebabnya.
  • Menyelidiki pasien jika memiliki kebiasaan yang berubah ketika buang air besar.
  • Memberikan hasil diagnosis dalam kelainan yang sebelymnya telah ditemukan dalam rontgen atau CT Scan.
  • Memberikan evaluasi ketika sudah selesai pembedahan kolon serta polip.

Tensimeter

Alat medis ini dipergunakan untuk mengukur tensi atau tekanan darah. Dipergunakan untuk pemeriksaan pasien hipertensi, anemia, dan lain sebagainya. Ada dua jenis tensimeter yaitu tensimeter air raksa dan tensimeter digital.
Tensimeter air raksa di luar negeri saat ini sudah dilarang untuk digunakan lagi karena bahaya dari air raksanya jika tensimeter tersebut pecah. Tensimeter digital sendiri lebih canggih dan praktis dipergunakan, namun harganya memang lebih mahal dibandingkan dengan yang konvensional.
Prinsip kerja tensimeter itu sama dengan U-Tube manometer. U-Tube manometer gunanya untuk mengukur tekanan cairan dan gas. Diberi nama U-Tube karena memiliki tabung yang bentuknya seperti huruf U. Tabung tersebut diisi oleh cairan manometrik.
Cairan yang akan diukur harus memiliki berat yang lebih rendah daripada cairan manometrik. Itulah mengapa air raksa yang dipilih sebagai cairan manometrik karena berat jenisnya lebih besar dibandingkan berat darah.

Termometer

Termometer adalah alat medis yang dipergunakan untuk mengukur suhu tubuh. Ada dua jenis termometer yaitu termometer raksa dan digital. Perbedaannya terletak pada alat pengukurnya.
Untuk termometer digital, jika suhu tubuh sudah di dapat maka alat tersebut akan mengeluarkan bunyi dengan sendirinya sedangkan termometer raksa sendiri deteksinya memakan waktu yang lama, sehingga kurang efisien untuk dipergunakan. Ini salah satu alat yang wajib dimiliki dan tersimpan di kotak P3K Anda.

CT-Scan

CT- singkatan dari Computed Temography sedangkan Scan adalah foto. Sehingga fungsi dari alat ini tiada lain adalah untuk menghasilkan foto bagian-bagian dalam dari tubuh dengan lebih lengkap dan akurat. Hal ini dikarenakan foto yang dihasilkan dari CT-Scan ini merupakan foto (gambar) bagian dalam tubuh berupa irisan.
CT scan pada umumnya dilakukan selama 10 sampai 45 menit. Ada juga yang lebih lama lagi dalam beberapa kasus. CT scan tidak bisa dilakukan asal-asalan, dokter harus memutuskan dengan pasti apakah pemeriksaan dengan CT scan diperlukan.
Oleh karena saat pemeriksaan dengan alat medis ini ada radiasi, pemeriksaan dilakukan paling banyak dua kali dalam satu tahun. Untuk wanita hamil tentunya tidak boleh menjalani CT scan.
Apabila pasien akan menjalani CT scan sebanyak lebih dari satu kali, perlu adanya konsultasi pada dokter. Alasannya adalah reaksi alergi selanjutnya bisa lebih parah daripada saat pertama kali.

X-Ray

Orang lebih mengenal alat medis ini dengan sebutan Rontgen. Alat ini dipergunakan untuk mengetahui bagian dalam khususnya paru-paru. X-ray menjalankan fungsi kerjanya dengan penggunaan sinar radiasi.
X-Ray memiliki banyak sifat antara lain daya tembusnya tinggi sehingga dapat menembus bahan yang daya tembusnya besar, panjang gelombangnya pendek, yaitu 1/10.000 dari panjang gelombang yang terlihat, memiliki efek fotografi, memiliki sifat ionisasi jika mengenai bahan tertentu bisa menimbulkan ionisasi partikel, serta memiliki efek biologi dalam jaringan yang digunakanj untuk pengobatan radioterapi.

Laparoscopy

Alat medis ini adalah alat yang berfungsi untuk pembersihan darah. Selain itu, laparoscopy juga dipergunakan untuk melakukan inseminasi. Teknologi yang menggunakan laparoscopy digunakan untuk melakukan pengobatan dan diagnosa terhadap penyakit yang belum jelas.
Teknik tersebut mulai dikembangkan pada tahun 1992 dan mulai berkembang pada 1995.

Alat Cek Darah

Alat cek darah biasanya memiliki tiga fungsi dalam satu alat. Selain untuk mengecek kadar gula darah, juga dapat digunakan untuk mengecek asam urat dan kolesterol dalam darah. Dipergunakan pada pemeriksaan penyakit kolesterol, asam urat, diabetes, dan lain sebagainya.

Ultrasonography (USG)

USG sering dipergunakan untuk melihat perkembangan janin dalam tubuh ibu hamil, untuk mengecek adanya penyakit lain dalam tubuh seperti kanker, miom, dan lain sebagainya.

Elektrokardiografi (ECG)

Elektrokardiografi adalah alat medis yang fungsinya untuk merekam aktivitas elektro atau kelistrikan yang terjadi di dalam jantung. Hasilnya dapat terlihat pada elektrodiagram. Biasanya dipergunakan pada penyakit-penyakit yang berkaitan dengan fungsi dari jantung.
Itulah beberapa alat-alat medis yang digunakan dalam dunia kedokteran. Semakin lama jumlah alat medis tersebut terus berkembang. Tentu saja ini sangat baik karena bisa membantu banyak orang yang terkena penyakit.
Kita harus berterimakasih kepada pencipta alat-alat medis tersebut sehingga berbagai pengobatan dan pemeriksaan bisa berjalan dengan baik. Walaupun alat medis sudah banyak, jangan sampai Anda terpaksa harus “menggunakannya”. Jaga kesehatan Anda jangan sampai penyakit datang dan Anda harus diperiksa menggunakan alat medis tersebut.
Previous
Next Post »
Thanks for your comment